Fakta ADD atau ADHD pada anak-anak (deficit hyperactivity disorder disorder)

    Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah kondisi kesehatan mental. Gejala ADHD anak termasuk:
        
kesulitan berkonsentrasi,
        
kesulitan mengendalikan impuls, dan
        
aktivitas berlebihan.

    
Meskipun tidak ada penyebab spesifik ADHD, ada banyak faktor sosial, biologis, dan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko seseorang berkembang atau didiagnosis dengan gangguan tersebut.

    
Ada tiga subtipe dari ADHD: predomena lalai, predominan hiperaktif / impulsif, dan kombinasi (lalai, hiperaktif, dan impulsif).

    
Sementara obat-obatan biasanya digunakan dalam pengobatan ADHD, terapi perilaku, akomodasi sekolah, dan konseling orang tua penting dalam meningkatkan kemampuan anak untuk berfungsi juga.

    
Obat yang paling umum digunakan untuk mengobati ADHD adalah obat stimulan.

    
Sekitar 85% anak-anak dengan ADHD beresiko memiliki beberapa bentuk gangguan di masa dewasa.

    
Orang dengan ADHD memiliki risiko lebih tinggi untuk juga mengalami kecemasan, depresi, perubahan suasana hati, masalah penyalahgunaan obat atau alkohol, masalah interpersonal, masalah sekolah selama masa kanak-kanak, serta beberapa masalah medis, hukum, dan pekerjaan selama masa remaja dan dewasa.

    
Banyak penelitian terbaru tentang ADHD pada anak-anak berfokus pada bagaimana paparan racun lingkungan dapat meningkatkan risiko mengembangkan kondisi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar